Saya tidak tahu sudah kali ke berapa merasakan hal yang membuat saya selalu terdiam dan merenung. Ketika isi kepala dan hati tak seimbang kita adalah satu-satunya orang yang tahu keluar dari benturan hati dan pikiran yang tidak sejalan. Tidak menemukan jawaban atas pertanyaan di kepala pun mungkin itu adalah suatu jawaban. Pergi sejenak dan keluar dari kebisingan ini mungkin kita akan menemukan jalan...
Cerita dari sebuah bingkai foto yang menyiratkan banyak kenangan di dalamnya, entah bagaimana cerita itu berjalan semua terasa begitu cepat berlalu. Aku seketika berpikir, apa-apa yang terjadi sekarang lambat laun akan menjadi masa lampau yang berlalu dan di kenang bahkan perlahan terlupakan. Menelusuri satu gambar di masa lampau, adalah usaha untuk menggali cerita lama entah sengaja untuk di kenang atau memang sengaja untuk di lupakan...
Saya rasa jarak bukan sebuah pelarian, untuk kamu yang ingin membuang dan meninggalkan cerita lama jangan gunakan alasan jarak untuk menghapus jejak pikiran kamu.Percuma kita pergi jauh berpuluh kilo meter bahkan ratusan jauhnya kaki melangkah kalau hati masih bertaut, jarak bisa apa? Sayang, bukan jarak yang bisa menghapus kenangan. Bukan pula orang baru yang hadir di kehidupan kamu yang dapat menghapus kenangan masa lalu...
Hi, There! Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas peristiwa Virus Corona yang saat ini mendunia, literally mendunia guys. Posisi saya saat ini jauh dengan orang tua a.k.a sedang menjadi anak rantau perasaan saya campur aduk, khawatir dengan kondisi kesehatan orangtua di rumah, khawatir dengan kesehatan diri sendri juga. Untuk sementara waktu saya stay di Malaysia, dengan adanya peristiwa ini kerajaan Malaysia berlakukan Lockdown...
Di sudut ruang gelap itu, di satu jalan ketika hujan turun dengan riang dan pergi meninggalkan basah Di manapun dia berada dan berusaha sekeras mungkin untuk mencari sisa kepingan hatinya yang telah pecah berdebu dan usang, dia mencoba menyusun dan memperbaiki kembali menyusunnya seperti kumpulan kepingan puzzle, mengobati luka yang tertinggal dan menata kembali sisa rasa yang ada dengan sabar dan percaya bahwa...
Beberapa kata bungkam dan menjadi tidak berarti, apabila hanya menjadi kata di pangkal lidah. Menjadi tidak berarti apabila hanya sebatas kamu yang tahu. Menjadi sia-sia dengan membiarkan orang lain menerka pikiranmu, pikiran-pikiran rumit yang semakin lama diam semakin lama tak temui hujung. Kata-kata kian bungkam, ketahuilah menahan dan menyimpan asa itu membuat sesak dan membuat ruangan itu bergejolak di penuhi dengan kupu-kupu yang...
Sederhananya, tidak ada kalimat yang sempurna Tidak pula aku temui kata-kata di ujung tanda tanya itu Terlalu lelah, untuk berlari Kesana, kesini Berkeliling Biarlah aku diam, aku diam di sudut senyum masammu Biar kamu senang Terlalu kompleks, dunia ini tidak memberikan kepastian Kecuali satu, mati Tapi Tolong jangan biarkan aku menelan kembali Susunan kata yang telah ku buat jauh-jauh hari Tolong beri tahu,...